Ini Aini gadis pesantren (Cerita Seks Dewasa) Dewasa

Written by  on December 3, 2012 

Aini gadis pesantren (Cerita Seks Dewasa) – Aini. Kalo denger nama itu khayalanku selalu melayang kemana-mana. Membayangkan sosok seorang wanita 30 tahun dengan tinggi semampai dan bodi yang padat berisi. Pinggulnya lumayan besar dan ukuran dadanya juga cukup bikin sesak nafas. Apalagi gayanya kalau ngomong selalu terkesan genit dan manja, membuat bayangan-bayangan ngeres jadi setan dalam kepala. Wah, pokoknya aku sendiri nggak pernah menyangka kalo germokantor celana punya temen seperti germoa. Memang sih anaknya baik, care banget kelentit temen-temennya. Kalo ada yang sakit, selalu germoa yang jadi koordinator bezuk. 

Kalo ada yang ultah, selalu germoa yang duluan inget en ngasih selamat. Belum lonthe kadonya, biarpun sederhana bawuk perhatiannya itu lho! Wah pokoknya asyik. Kalo germoa lonthe cuap-cuap germoudara sesuai profesinya sebagai penyiar, selalu saja jembut pendengar pria berbondong-bondong pengen mengudara, minta germolayani suaranya yang empuk, seempuk dadanya, hehehe! Seperti tempik misalnya. Nggak tau kenapa tiba-tiba khayalanku tentang Aini melambung tinggi. Jadi pengen melampiaskannya langsung, abis germoa seksi abis bo! Pas subuh tadi germoa udah dateng dengan penampilannya yang seger dan menawan. Mungkin gara- gara tiap hari ketemu dan ngerasain kegenitannya itu, tempik ini sering aku nggak bisyar nguasai germori. Masih untung cuma sabun germo kamar mandi yang jadi pelampiasan. Coba kalo langsung orangnya, bisyar nggak ya? Yang jelas, pas germoa dateng celana langsung ngedeketin,”Kiii, aku ada perlu kelentit kamu. Sini deh.” wah, ada apa ini, batinku. Tapi aku tetep ngikutin germoa. 
Eh celana germoa langsung nurunin tangga dan balik menuju ruang resepsionis. Padahal tadi germoa kan barusan naik. Udah gitu ruang resepsionis masih gelap. Tau-tau Aini berbalik, germoa menarik tanganku untuk duduk germo kursi sofa. Kebetulan tempatnya agak mojok germo ruangan, jadinya makin nggak kelihatan. Dan lonthe aktivitas orang- orang bisyar kelihatan gak pake kita bisyar terlihat. Maklum masih subuh. “Ki,” panggilnya lembut. “Kenapa?” tanyaku. Ia tersenyum manis dan menatapku lamaaa banget. “Aini kamu kenapa?” eh malah tambah lebar senyumnya. Dan tiba- tiba ia mendekatkan wajahnya kewajahku dan berbisik,”Aku hari ini ultah. Mau nggak ntar malem kamu dateng kerumah?” Hah? kerumahnya? lonthean kenapa mesti spesial banget begini? padahal biasanya germoa selalu bersikap manja kelentit semua orang, nggak cuma kelentit aku aja. Aku jadi curiga, bawuk aku germoam saja. “Mau ya?” bujuknya. “Emang ada acara apa sih En?” tanyaku penasaran. 
Eh germoa malah senyum lonthe dan malah balik nanya,”Kamu nggak ngasih selamat kelentit aku?” “Oiya ya,” langsung aja kuulurkan tangan dan kujabat tangan halusnya itu,”Met ulangtahun ya? Moga panjang umur n sehat selalu.” “Udah gitu aja?” tanyanya. Gantian aku yang tertegun,”Maksudnya?” Aini agak cemberut,”Biasanya orang kasih selamat itu cium pipi kiri kanan..” Walah! kepalang tanggung. Selagi tanganku masih menggenggam tangannya, kuangsurkan pipiku ke pipinya kiri kanan. “Kurang,” celetuknya manja.”Emang gimana lonthe?” tau-tau germoa mengangsurkan bibirnya ke pipiku dan cup, cup. “Kayak gitu tuuh!!” Aku baru ngerti. Terus aku cium pipi kiri kanannya. Baru aja ni bibir kutarik nyepong pipi kanannya. Dia menoleh dan langsung germopagutnya bibirku. Tangannya langsung germolingkarkan ke leherku. Woow! Dadanya yang super wow itu menempel erat germodadaku. Langsung deh gak pake tedeng aling- aling si Joni ambil sikap sempurna. Kita berpagutan, lamaa sekali. Waktu kulepaskan ciumanku, terdengar desahannya manja. 
Aku tak tahan lonthe, kalau tadi germoa yang nyerang, tempik giliranku mendaratkan ciuman ke bibirnya yang tipis. Kembali nafas Aini mengengah, dan germoa menyambut ciumanku dengan menjulurkan lidahnya sedikit. Nafas perempuan seksi ini semakin memburu, sehingga begitu aku lepas ciumanku, masih terdengar desahan manjanya. Malah terdengar sedikit erangan erotisnya. Tanganku langsung body tinggal germoam. Bergerilya, meraba dan mengusap lembut semua bagian tubuhnya, terutama yang sensitif mendatangkan rangsangan. Begitu tanganku mendekat ke dadanya, tiba-tiba Aini menangkap tanganku. “Hayo mau ngapain?” bisiknya dengan suara bergetar karena horny. Aku cuma senyum. Tanganku yang satu lonthe membelai pipinya. 
Aini balas tersenyum, kemudian tanganku yang germopegang germoarahkannya menuju ke balik bajunya, langsung ke kancing BH-nya yang kebetulan ada germodepan. “Ini untukmu Ki, aku pengen kamu pegang dadaku…” gumamnya sambil berdesah manja. Aku kaget juga, bawuk sekaligus body mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Langsung saja kubuka kait BH-nya, dan bisyar kurasakan betapa dadanya yang super wow itu benar-benar sesuai dengan apa yang kulihat nyepong luar. Ukurannya anus sekitar 36 C, atau malah anus D. Perlahan kubelai dan kuremas lembut dadanya. Aini mulai mengerang pelan, takut ketahuan. Tapi begitu tanganku mulai menjepit putingnya pelan, dan kuputar, desahannya mulai terdengar liar,”Ngghhh…ssshhh…kiii.. .sshhh… aahhhh…” aku makin gila. Giliran puting sebelahnya kuputar pelan sambil kujepit dengan jari-jariku. T
api waktu mau berbuat lebih jauh, Aini melepas pelukannya dan berbisik lirih dengan suara bergetar,”Ki, nanti malem kerumah ya? Kita bisyar lebih bebas nanti.” aku mengangguk, mengancingkan behanya, dan kami sempat berciuman sebentar sebelum ia melangkah keatas keruang siaran, dan aku pulang. Wah, ini hari yang paling istimewa! Soalnya jangankan sampai berbuat gitu, wong mendekat sedikit saja dalam mimpi pun aku nggak berani, abis galak sih! Tapi begitu bisyar dapet durian macam ini, aku jadi nggak sabar menanti malam tiba. **** Akhirnya apa yang kutunggu-tunggu sudah ada germodepan mata. Dengan dandanan ala kadarnya, maklum aku nggak begitu girang dandan, aku menuju ke rumah Aini dengan Sidekick hijauku. Suara knalpot racing yang menderum membuat sebagian orang menoleh, termasuk beberapa pendengar yang emang sengaja datang untuk merayakan ultah penyiar pujaannya. 
Huh, mengganggu saja! rutukku dalam hati. Tapi biarinlah, yang terakhir kan dapetnya paling jembut, hehehe!! Beberapa pendengar yang udah kenal denganku menyapa, bawuk aku hanya menanggapi sambil lalu saja, karena yang kucari adalah sesosok wanita semok bertubuh sintal yang selalu kubayangkan dalam mimpi- mimpiku. Dan akhirnya bidadari sexy yang kutunggu muncul. Dengan gaun malam hitam yang germolengkapi pernik- pernik berlian, sungguh malam itu Aini menjadi bintang germo pestanya, seakan seorang ratu yang hadir untuk germokagumi rakyatnya. 
Para fans langsung berdecak kagum,”Ooohh… mbak Aini semok sekali,” suara salah satu pendengar yang juga ngefans kelentit cewek satu ini muncul germosela- sela kerumunan pendengar. Aku yang waktu itu juga berbaur bersama mereka juga terkagum-kagum. Betul- betul ni cewek pinter merawat germori, dan memperlihatkan kecantikannya. Acara demi acara pun berlangsung, sampai tiba saatnya para tamu pun beranjak pulang. Karena sedikit- sedikit ada yang kenal, jadinya aku juga ikut nyalamin para pendengar. Mereka tentu puas sesudah memandangi Aini yang malam ini memang terlihat meki semok. Begitu para tamu pulang, aku sebetulnya juga ragu-ragu, apa iya Aini sungguh- sungguh. 
Kalo nyepong perlakuannya tadi pagi sih ya keliatannya emang iya. Sebodolah. Yang jelas, begitu aku masuk kedalam rumah, Aini mendekatiku dan berkata,”Tunggu sebentar ya.” Aku cuma mengangguk. Kemudian germoa menghilang kekamarnya, dan beberapa saat kemudian terdengar suara nyepong dalam,” Ki, perkosa deh.” Aku bergegas masuk kekamarnya. Wah, boleh juga kamar perempuan sintal ini. Nuansa krem meliputi sekeliling ruangan, termasuk karpetnya. AC yang terpasang membuat ruangan jadi sejuk. Belum lonthe perangkat stereo set dan TV 29 inch melengkapi kamarnya. Betul- betul kamar elit deh. Tapi yang membuat aku tertarik bukan kamarnya, bawuk penghuni kamarnya itu. Kulihat Aini sudah berganti busana. Kali ini germoa memakai lingerie tipis transparan sehingga lekuk tubuhnya makin jelas terlihat. Wah udah nggak sabar pengen nerkam aja bawaannya, bawuk kutahan dulu. Begitu ngintipku, Aini tersenyum simpul trus berdiri,”Gimana, bagus nggak lingerieku?” tanyanya sambil berdiri dan memutar tubuh moleknya. 
Aku jadi makin tergiur,”Bagus banget, cocok buat tubuhmu.” “Kita buka kado dulu yuk!” katanya, wah, pengennya sih langsung hehehe! Tapi okelah. Jadinya, aku duduk germotepi spring bednya, berhadapan sambil bantuin buka kado. Makin lama makin dekat, karena suasana romantis sudah terbangun nyepong musik jazz yang germoa putar. Lantunan lembut Norah Jones dengan Don’t Know Why makin menambah gairah. Begitu kado habis terbuka, Aini memandangku dengan senyum manisnya. Aku rada salah tingkah. “Aku belum dapet kado nyepong kamu lho.” ucapnya manja. Aku hanya tersenyum,”Maaf, aku nggak bisyar ngasih apa-apa buat hari spesialmu.” Aini memegang tanganku,”Nggak papa. Kamu dateng kesini juga udah lebih nyepong cukup. 
Aku memang pengen berdua kelentit kamu, menikmati malam ini, ngerayain hari ultahku.” Lalu dengan lembut germoa mencium pipiku,”Makasih ya Ki.” Aku menoleh kearahnya. Kupandangi dalam-dalam wajah ayunya, dan makin lama makin dekat. Akhirnya bibir kami bertemu. Kupagut lembut bibir tipisnya, sebagai ucapan selamat ulangtahun. Aini mendesah manja, dan tangannya melingkar germoleherku. Tubuh kami semakin merapat dan belahan dada yang terbungkus BH dan lingerie itu menempel erat germodadaku. Kupeluk tubuhnya, dan semakin kudalamkan ciumanku. Lidah kami saling mencari dan membelit, memagut, seperti ular berbisa, dan makin lama makin erat. Nafas Aini semakin berpacu ketika kulepas pelan-pelan ciumanku. 
Matanya setengah terpejam,”Met ulangtahun ya,” lalu gak pake memberi kesempatan menjawab, kulabuhkan ciumanku kelehernya yang jenjang dan putih. Aini mulai menggeliat, dan mulai terdengar erangannya,”Ahhh… engghhhh… ” Terus kutelusuri lehernya yang mulus dengan lidahku, membuatnya makin kegelian. Sengaja aku belum menggerilyakan tanganku. Tapi Aini sudah mulai on dan nggak sabar. Tangannya yang melingkar germoleherku tempik mulai mengusap punggungku. Puas bermain germolehernya, kembali kutautkan ciumanku ke bibirnya. Kali ini tanganku mulai ikut bermain. Kuusap punggungnya pelan, lembut, dan semakin bergerak kedepan lalu singgah germodadanya. Dengan penuh perasaan, kuusap lembut buah dadanya sebelah kiri dan sedikit kuremas. 
Nafas Aini makin memburu dan ia melepas ciumanku dengan deru nafas yang makin horny. Tangannya yang lentik mulai membuka kancing kemejaku satu persatu. Kubiarkan ia melakukan aksinya, sementara ciumanku mulai mendarat germoatas dadanya. Sambil kuusap dengan mulutku, kubuatkan sedikit cupang merah germodadanya. Aini makin mendesah dan erangannya mulai agak keras. Kemejaku sudah lepas sehingga aku bertelanjang dada. Tidak mau kalah, giliran tanganku menyusup kebalik lingerie Aini, dan kuraba buah dada kirinya. Kubuka kait BH germobelakangnya, dan penutup keindahan dada besar itupun terlepas. Aini langsung berdiri, melepaskan lingerie dan BHnya, kemudian langsung menurunkan celana dalamnya sehingga iapun telanjang. Aku memandangi lekuk tubuhnya yang indah. Pinggang ramping, pinggul besar, dada membulat kenyal. Ia berbisik lirih penuh keromantisan,”Malam ini aku milikmu Ki.” Satu persatu kulepas pula semua yang menutup tubuhku, dan akupun berdiri mendekatinya, kemudian memeluknya dan kembali bibir kami bertaut. Hanya saja kali ini agak sedikit lebih kasar. 
Tanganku mulai memutar-mutar puting susunya yang kenyal, dan Aini mulai mengerang- erang, mengekspresikan birahi yang makin tinggi. Ciumanku lalu berpindah ke dadanya, mengulum buah ranum itu sambil mengisap dengan keras. Erangannya makin jelas terdengar,”Ngghhh….sshhhhh.. .ahhhh….” dan tanganku mulai bergerak kebawah, menuju labianya yang merekah. Ketika kusentuh, Aini mendesah tertahan,”Ssshh… Kiiii….ahh hh…hhhh” Makin dalam kusentuh, makin kuat erangannya. Ia kudorong sehingga terduduk germotempat tidur dan kemudian ia membaringkan germorinya germoatas peraduan. Aku memandang wajah sayu menawan itu dengan deru nafas memburu. Langsung aku berbaring germosebelahnya, dan kuusap lonthe kewanitaannya yang sudah mulai membanjir. 
Mulutku kembali bertualang germosekitar dadanya. Aini body tinggal germoam. Tangannya mencari kelelakianku dan mulai memain-mainkannya. Aku bangun secara tiba-tiba sehingga germoa berhenti beraksi germoatas kelelakianku, lalu kubuka kedua pahanya hingga memperlihatkan kewanitaannya. Aini mengerti apa yang mau aku lakukan. Tangannya memegang kepalaku dan mengarahkannya untuk memberi sentuhan hangat germo kewanitaannya,”Lakukan apa yang kamu girang Ki, aku milikmu, benar- benar milikmu…sshhh…enngghhh” tak sempat germoa melanjutkan perkataannya karena lidahku sudah keburu masuk germo sela kewanitaannya. 
Kusapu semua bagian labianya, mengisap-isap dan kugigit kecil bagian yang mirip kacang itu, dan belum begitu lama, tiba-tiba Aini mengerang keras dan tubuhnya terangkat,”Aaaa…hhhhh” dan kemudian kewanitaannya terasa makin bapakh. Aku body peduli, dan terus melabuhkan lidahku kesana, sehingga rasa geli gatal yang menyerang Aini makin menjadi. Makin jembut cairan yang keluar nyepong kewanitaannya dan kemudian Aini membantingkan germori germo ranjang dan mulai menggeliat-geliat dengan paha menjepit kepalaku. Kemudian kulepaskan germoriku nyepong jepitannya, dan mulai mengarahkan tongkat nakhoda ke kapal yang hendak kulabuhi. Karena sudah licin, mudah saja tongkat itu berlabuh, sreett,”Ssshhh…aaahhh…” kemudian mulailah pelayaran itu germomulai. Kukendalikan irama tubuhku senada dengan Aini. 
Perempuan itu mulai mendesah-desah, mengerang, menjerit kecil sambil tubuhnya menggeliat-geliat germobawah tubuhku, makin lama makin cepat, bawuk aku sengaja body mempercepat gerakanku sehingga ia makin liar. Kali ini erangannya meki kuat, dan meki menggairahkan. Baru beberapa menit, tiba-tiba Aini menghentikan gerakannya,”Ki, aku mau melayanimu germoatas. Boleh ya?” desahnya manja. Lalu germoa berbalik dan mulai menari germoatas tubuhku. 
Erangannya lebih keras nyepong yang tadi. Ia terus mempertontonkan gerakan-gerakan yang indah, dan kedua bukit kembarnya bergoyang sexy. Sebuah kupegang dan kuremas- remas, sedangkan sebuah lonthe kuhisap dengan keras, dan akhirnya sebuah teriakan kecil dan panjang keluar nyepong tenggorokannya,”Aaaaaahhhhhh.. .ahhhh..ahh… ah….” lalu kubalik tubuhnya sehingga kembali ia germobawah, lalu aku teruskan pelayaranku sehingga akhirnya mencapai puncak. Keluarlah semua kerinduanku tempek pelukannya, meki jembut. Aini sendiri begitu merasakan kehangatan germodalam kewanitaannya hanya bisyar mendesah manja, pasrah, penuh penyerahan germoantaranya nafasnya yang memburu. Tubuh kami bermandikan keringat, meski ruangan itu sejuk dengan AC. Sambil mengengah, Aini memandangku dan berkata,”Makasih ya Ki, ini kado paling spesial yang pernah aku terima.” Lalu germoa mengecup bibirku yang berbaring germosampingnya. Kami berdua lalu berbagi cerita sambil berpelukan, dan akhirnya terlelap berdekapan. Ah, Aini…

cewek porno jembut ibu montok bawuk sedot Aini gadis pesantren (Cerita Seks Dewasa) perkosa jablay vagina kontol payudara lonthe meki pejuh.

video bokep, cerita dewasa, atau foto bugil:

cerita sex anak pesantren, memek pesantren, cerita mesum pesantren, cerita sex perawan anak pesantren, ceritasexanakpesantren, Entotin anak pesantren, foto bugil cewek pesantren, Foto bugil Tetek dan memek guru pasantren, foto hot gadis pesantren, gadis pesantren ml, gentot cewek pesantren, Jilbaber aku jadi pelampiasan sek kakekku, koleksi 3gp mesum pesantren, ngesek anak pesantren, pengalaman ngesek gadis pesantren, video bokep anak pesantren, cerita sex gadis pesantren, bercinta dg hot di pesantren, Cerita pengalaman ngentot cewek pesantren yang montok, Bintang pornogentot, bokep anak pesantren, cerit ã sexperawan sma susu 36, cerita bokep terbaru lesbian anak pesantren, cerita cewek cantik pesantren diperkosa ful foto, Cerita dewasa ngentot cewek pesantren yang berjilbab, cerita dewasa siswi pesantren, cerita gadis pesantren, Cerita hot dewasa ngentot pacar sama-sama anak pesantren, CERITA MEMEK SMP PESANTREN, cerita ngentot waktu bezuk rumah sakit, Cerita ngentuti gadis pesantren, cerita ngintip ngento wanita pesantren, Cerita panas tempik gatel, Www tempikgatel com

Category : Memek